Ada banyak ragam layanan hosting yang tersedia, dari yang gratisan, murah, hingga yang mahal. Semuanya mempunyai kelebihan dan keterbatasan, sehingga tipe yang kita gunakan sebaiknya sesuai dengan kebutuhan kita.
Disini saya hanya akan membahas tiga tipe utama dalam layanan Hosting yaitu :
Shared Hosting
Layanan hosting diberikan dengan meletakkan file-file pelanggan dalam satu server bersama dengan pelanggan lainnya. Cara ini memang lebih hemat dalam investasi awal, akan tetapi menjadi masalah pada saat situs pelanggan menjadi semakin besar serta semakin banyak yang mengakses.
Apalagi bila ditambahkan dengan file besar seperti stream-video.
Colocation Hosting
Salah satu tipe utama dalam layanan hosting, yaitu meletakkan peralatan (equipment-nya) sendiri satu lokasi dengan penyedia jasa hosting.
Server bisa dipilih dan ditentukan sendiri, mengatur dan menginstal software-software yang diperlukan dan kemudian meletakkannya dalam lingkungan dan fasilitas penyelenggara jasa hosting.
Colocation adalah cara yang paling mendekati keadaan seolah-olah memiliki staf atau bagian yang mengelola servernya sendiri.
Dedicated Hosting
Salah satu tipe dari layanan hosting yang memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk meletakkan file-file situsnya ke dalam server yang khusus disewakan kepada pelanggan oleh penyelenggara jasa layanan.
Dengan cara ini, maka pengisi data (penyewa layanan) akan mempunyai keleluasaan dalam mengembangkan muatan maupun aplikasi pada servernya dan dijamin kualitas kerjanya akan tetap baik.
Mekanisme ini kemungkinan cocok untuk perusahaan kecil dan menengah yang tidak memiliki staf khusus untuk mengelola situs web dan servernya, termasuk e-mail, VPN dan lain-lainnya.
Sebagai kelengkapan fasilitas bagi penggunaan dedicated hosting provider adalah diberikannya back up sumber listrik (catudaya) dan beberapa sambungan utama ke Internet.
Hosting Review & Tips
Thursday, September 15, 2011
Istilah-istilah Yang Berhubungan Dengan Hosting
Cpanel.
Cpanel adalah web hosting control panel berbasis web.Cpanel berfungsi untuk mempermudah pengelolaan website. Dengan cPanel, rekan-rekan bisa meng-upload dan men-download file, mengelola e-mail, file, back-up, FTP, CGI Script dan fasilitas lainnya.
WHM
Web Host Manager adalah control panel web hosting untuk reseller yang bisa digunakan untuk dan memanage account hosting anda.
FTP
File Transfer Protocol adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk memindahkan (transfer) file dari suatu komputer yang terhubung dengan Internet ke sebuah server Hosting.
Download
Adalah mengambil atau mentransfer file dari suatu web/server hosting ke komputer sendiri/local.
Upload
Adalah proses mentransfer informasi sebuah komputer ke komputer/server lain melalui Internet.
Bandwith Hosting
Pengertian Bandwith adalah jumlah arus transfer data dalam kurun waktu tertentu yang telah ditetapkan dalam hubungannya dengan account hosting.
Semakin sering website anda dikunjungi dan semakin sibuk aktifitas download dan upload di situs anda, maka semakin besar bandwith yang dibutuhkan.
Habisnya bandwith ditentukan seberapa banyak kita men-download dan meng-upload.
Semakin banyak anda melakukan aktifitas upload, ditambah dengan makin banyaknya pengunjung yang mengakses, maka makin berkurang jatah bandwith yang diberikan.
Jika penggunaan bandwith per bulan melebihi kapasitas maksimal, maka website anda tidak bisa dibuka.
Biasanya detandai dengan pesan error "Bandwith Limit Exceeded".
Disk Space Hosting
Besarnya kapasitas disk (ruang penyimpanan) pada sebuah Hosting, misalnya disk space hostingnya adalah sebesar 15 MB, maka disk space hosting tersebut hanya dapat menyimpan maksimal besar kapasitas file sampai dengan 15 MB.
Itulah beberapa istilah yang berhubungan dengan hosting, semoga bisa memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi anda semuanya.
Hosting dan Panduannya
Jika ada pertanyaan yang ditujukan kepada saya sekitar 3 bulan lalu dengan menanyakan pertanyaan ini,”Kamu tahu maksudnya HOSTING itu apa dan apa pentingnya HOSTING itu ?”
Dengan sangat percaya diri dan tentunya dengan mimik wajah blo’on, saya akan langsung menjawab ”HOSTING ??? Maksudnya pembawa acara di televisi itu kan?” Hehe..
Ya benar, meski saya sudah mengenal dunia maya sejak beberapa tahun yang lalu, istilah Hosting sama sekali belum familiar di telinga saya. Maklum karena biasanya saya menggunakan internet hanya sebatas mengecek email, mencari-cari artikel, dan menyapa teman-teman melalui Facebook.
Namun syukurlah, gagap teknologi (gaptek) saya tidak sampai berlangsung terus-menerus. Ini dikarenakan saya menemukan sisi lain dari dunia internet, yang tidak hanya bisa dijadikan sebagai bahan mencari artikel atau sekedar berkomunikasi dengan teman melalui email/Facebook, melainkan juga bisa saya jadikan sebagai media untuk mengekspresikan diri bahkan lebih jauh lagi, yaitu bisa dijadikan sebagai sumber mencari PENGHASILAN TAMBAHAN.
Baiklah, saya tidak akan berpanjang lebar dan kita akan kembali ke pokok bahasan.
Sebelum kita dapat meng-onlinekan sebuah website, maka ada dua komponen penting yang sebelumnya harus kita miliki yaitu Domain dan Hosting.
Keduanya memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda.
Domain diperlukan untuk memberikan nama/alamat website sedangkan Hosting berfungsi sebagai penyimpan file-file website yang sudah kita buat, agar website kita bisa diakses oleh siapapun, dimanapun, kapanpun. File-file website tersebut harus disimpan dalam sebuah server Hosting yang mana nantinya server Hosting ini akan ter-online full selama 24 jam non stop.
OK, untuk dapat memahami lebih jauh mengenai Hosting, berikut ini penjelasannya.
Selamat mengikuti.
Hosting (biasa disebut dengan Web-Hosting) adalah perusahaan yang menyediakan layanan dan penyimpanan web bagi perorangan maupun perusahaan.
Dengan kata lain, Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa tempat penyimpanan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan atau organisasi atau perusahaan menyimpan file-file websitenya sehingga bisa menampilkan layanan jasa atau produknya di web/situs Internet.
Sebuah server web-hosting akan ter-online 24 jam sehari, sehingga memungkinkan kita untuk bisa membuka website yang dihosting kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun.
Dalam bahasa sederhana saya mengibaratkan hosting itu seperti rumah penginapan. Di dalam rumah penginapan, kita akan menemukan kamar-kamar dengan ukuran-ukuran tertentu dari mulai yang kecil sampai yang besar dengan fasilitas-fasilitas yang tentu juga berbeda bergantung tingkatan harga.
Tamu yang datang dengan bebas bisa memilih fasilitas mana saja. Tamu yang datang juga berhak menempati kamar-kamar tersebut dan menyimpan barang-barang pribadinya sesuai dengan kesepakatan waktu sewa antara tamu dan manajemen penginapan (yang punya penginapan).
Seperti yang sekilas sudah saya gambarkan sebelumnya, hosting di dunia maya memiliki peran yang sangat penting. Tanpa hosting, kita akan sangat kesulitan menyimpan data-data untuk keperluan website kita. Padahal data-data tersebut bisa jadi menjadi ujung tombak bagi kelangsungan bisnis kita.
Sebagai contoh bagi kita yang menjual produk secara online di internet, maka sudah barang tentu memerlukan jasa webhosting untuk menyimpan segala informasi yang berkaitan dengan produk yang kita jual.
Tanpa penyedia jasa hosting, tentu kita akan sangat kerepotan, seperti layaknya di dunia nyata saat kita berdagang tetapi tidak ada tempat jualan strategis (kios pasar) yang bisa kita sewa untuk memajang barang dagangan kita.
Jadi bagi kita yang ingin berkecimpung lebih dalam di dunia maya, seperti memasarkan produk, menulis artikel, dan lain-lain “wajib” hukumnya bersentuhan dengan dunia hosting. Tidak usah khawatir, tidak semua hosting harus bayar, tidak sedikit yang memberikannya sebagai fasilitas cuma-cuma.
Namun tentu, hosting yang gratis memiliki banyak kelemahan misalnya dalam hal terbatasnya kapasitas penyimpanan yang disediakan, dibandingkan dengan hosting yang sengaja disewakan oleh perusahaan webhost tertentu.
Meskipun berbayar, tidak sedikit perusahaan webhost yang menyewakan hosting murah namun tetap berkualitas. Bahkan tidak sedikit yang memberikan banyak fasilitas bonus bagi pelanggannya. Jadi jangan ragu untuk bekerjasama jika kita memang sudah sangat memerlukannya.
Namun tentu sebagai calon penyewa, kita harus hati-hati. Cermati dengan baik perusahaan jasa penyewaan hosting tersebut agar jangan sampai anda kecewa mendapatkan webhosting yang tidak professional yang tidak seperti keinginan anda di awal-awal kerjasama anda.
Dengan sangat percaya diri dan tentunya dengan mimik wajah blo’on, saya akan langsung menjawab ”HOSTING ??? Maksudnya pembawa acara di televisi itu kan?” Hehe..
Ya benar, meski saya sudah mengenal dunia maya sejak beberapa tahun yang lalu, istilah Hosting sama sekali belum familiar di telinga saya. Maklum karena biasanya saya menggunakan internet hanya sebatas mengecek email, mencari-cari artikel, dan menyapa teman-teman melalui Facebook.
Namun syukurlah, gagap teknologi (gaptek) saya tidak sampai berlangsung terus-menerus. Ini dikarenakan saya menemukan sisi lain dari dunia internet, yang tidak hanya bisa dijadikan sebagai bahan mencari artikel atau sekedar berkomunikasi dengan teman melalui email/Facebook, melainkan juga bisa saya jadikan sebagai media untuk mengekspresikan diri bahkan lebih jauh lagi, yaitu bisa dijadikan sebagai sumber mencari PENGHASILAN TAMBAHAN.
Baiklah, saya tidak akan berpanjang lebar dan kita akan kembali ke pokok bahasan.
Sebelum kita dapat meng-onlinekan sebuah website, maka ada dua komponen penting yang sebelumnya harus kita miliki yaitu Domain dan Hosting.
Keduanya memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda.
Domain diperlukan untuk memberikan nama/alamat website sedangkan Hosting berfungsi sebagai penyimpan file-file website yang sudah kita buat, agar website kita bisa diakses oleh siapapun, dimanapun, kapanpun. File-file website tersebut harus disimpan dalam sebuah server Hosting yang mana nantinya server Hosting ini akan ter-online full selama 24 jam non stop.
OK, untuk dapat memahami lebih jauh mengenai Hosting, berikut ini penjelasannya.
Selamat mengikuti.
Pengertian Hosting
Hosting (biasa disebut dengan Web-Hosting) adalah perusahaan yang menyediakan layanan dan penyimpanan web bagi perorangan maupun perusahaan.
Dengan kata lain, Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa tempat penyimpanan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan atau organisasi atau perusahaan menyimpan file-file websitenya sehingga bisa menampilkan layanan jasa atau produknya di web/situs Internet.
Sebuah server web-hosting akan ter-online 24 jam sehari, sehingga memungkinkan kita untuk bisa membuka website yang dihosting kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun.
Dalam bahasa sederhana saya mengibaratkan hosting itu seperti rumah penginapan. Di dalam rumah penginapan, kita akan menemukan kamar-kamar dengan ukuran-ukuran tertentu dari mulai yang kecil sampai yang besar dengan fasilitas-fasilitas yang tentu juga berbeda bergantung tingkatan harga.
Tamu yang datang dengan bebas bisa memilih fasilitas mana saja. Tamu yang datang juga berhak menempati kamar-kamar tersebut dan menyimpan barang-barang pribadinya sesuai dengan kesepakatan waktu sewa antara tamu dan manajemen penginapan (yang punya penginapan).
Pentingnya Hosting dan Siapa Saja Yang Membutuhkan
Seperti yang sekilas sudah saya gambarkan sebelumnya, hosting di dunia maya memiliki peran yang sangat penting. Tanpa hosting, kita akan sangat kesulitan menyimpan data-data untuk keperluan website kita. Padahal data-data tersebut bisa jadi menjadi ujung tombak bagi kelangsungan bisnis kita.
Sebagai contoh bagi kita yang menjual produk secara online di internet, maka sudah barang tentu memerlukan jasa webhosting untuk menyimpan segala informasi yang berkaitan dengan produk yang kita jual.
Tanpa penyedia jasa hosting, tentu kita akan sangat kerepotan, seperti layaknya di dunia nyata saat kita berdagang tetapi tidak ada tempat jualan strategis (kios pasar) yang bisa kita sewa untuk memajang barang dagangan kita.
Jadi bagi kita yang ingin berkecimpung lebih dalam di dunia maya, seperti memasarkan produk, menulis artikel, dan lain-lain “wajib” hukumnya bersentuhan dengan dunia hosting. Tidak usah khawatir, tidak semua hosting harus bayar, tidak sedikit yang memberikannya sebagai fasilitas cuma-cuma.
Namun tentu, hosting yang gratis memiliki banyak kelemahan misalnya dalam hal terbatasnya kapasitas penyimpanan yang disediakan, dibandingkan dengan hosting yang sengaja disewakan oleh perusahaan webhost tertentu.
Meskipun berbayar, tidak sedikit perusahaan webhost yang menyewakan hosting murah namun tetap berkualitas. Bahkan tidak sedikit yang memberikan banyak fasilitas bonus bagi pelanggannya. Jadi jangan ragu untuk bekerjasama jika kita memang sudah sangat memerlukannya.
Namun tentu sebagai calon penyewa, kita harus hati-hati. Cermati dengan baik perusahaan jasa penyewaan hosting tersebut agar jangan sampai anda kecewa mendapatkan webhosting yang tidak professional yang tidak seperti keinginan anda di awal-awal kerjasama anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)